Niat yang ikhlas

Ikhlas asal katanya “kholaso” yang artinya bersih atau murni. Sedangkan niat berasal dari kata “al qosdu” yang artinya bermaksud ( ada unsur kesengajaan ). Jadi niat yang ikhlas artinya suatu maksud untuk melakukan sesuatu dengan tujuan murni hanya mengharapkan ridho Allah SWT.

“Padahal mereka hanya diperintahkan untuk menyembah Allah, dengan ikhlas menaatinya semata – mata (menjalankan agama), dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)”
Q.S. Al-Bayyinah ayat 5

“Katakanlah, “Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap salat dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula”
Q.S. Al-A’raf ayat 29

Ikhlas adalah energi yang sangat luar biasa. Karena ketika seseorang melakukan suatu aktivitas yang berlandaskan hanya untuk Allah maka ia akan mengeluarkan seluruh kemampuan dan potensi yang ia miliki. Fokus pada apa yang Allah sukai dan tak terlalu memikirkan pandangan manusia, sampai – sampai setan pun tak akan sanggup menggangu orang yang ikhlas.

Pentingnya Niat yang ikhlas :
pertama, ikhlas adalah ruh-nya amal
kedua, adalah satu syarat diterimanya amal.

Karena syarat diterima amal yaitu : pertama, bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Kedua, Ikhlas dalam berniat. Ketiga, sesuai dengan syari’at (tidak menambah ataupun mengurangi)

ketiga, penentu nilai

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah sedah dia mengerjakan kebaikan dan mengikuti agama ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayangan(Nya)”
Q.S. An-Nissa ayat 125

keempat, mendatangkan berkah dan pahala dari Allah

Cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas :
pertama, menyerahkan segala cinta kita hanya kepada Allah, Rasul dan akhirat

“Dan diantara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan, yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang -orang yang beriman sangat besar cintanya kpeada Allah. Sekiranya orang – orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azabNya (niscaya mereka menyesal)
Q.S. Al-Baqarah : 165

kedua, memerangi kesenangan hawa nafsu dunia

“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui”
Q.S. Al-Ankabut : 64

ketiga, menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”
Q.S. Adz Dzariyat: 56


apakah dunia ini sudah terlalu penting bagiku sehingga melupakan apa yang seharusnya ku lakukan. Apakah aku sudah lupa akan esensi keberadaanku dan tujuan hidupku… Ya begitulah ketika malam – malamku dihabiskan untuk otak -atik wordpress.

catatan kecil yang bisa ditulis setelah sekian lama tidak ikut dalam pengajian
Cipanas, 07 Mei 2010


About these ads

25 responses to “Niat yang ikhlas

  1. ikhlas adalah pekerjaan hati,
    hati yang selalu ikhlas akan lebih lapang memandang hidup,
    lebih ceria menjalani hidup dan optimis dalam hidup,, :)

    semoga kita selalu diberi petunjuk agar bisa melakukan
    segala sesuatu sebaik yang kita mampu,,

    do the best..bismillah…
    :)

  2. makasih ya buat catatan ngajinya.. ikhlas ini sering kita dengar namun pelaksanaannya sungguhlah tidak mudah. ingin sekali bisa ikhlas dalam setiap detik kehidupan, pastilah sangat indah.
    terimakasih sudah singgah dan menautkan blogku di side bar Agito, insyaAllah nanti ku link balik ya..
    salam

  3. Postingnya adem Mas…
    Makasih sharingnya ya..biar saya ga lupa juga..
    Bahwa hidup harus ikhlas :)

    Mampir balik ya Mas..

  4. Subhaanallaah..

    ikhlas memanglah sulit..

    membaguskan amal karena manusia.. itu syirik
    jika menunda amal karena manusia.. itu riya

    syukran.. Insyaa Allaah.. ane pasang link juga di blogspot..

    • membaguskan amal karena manusia.. itu syirik
      jika menunda amal karena manusia.. itu riya

      Masih terus dicerna :oops: blom 100 % paham

      katanya punya web baru ya?

  5. Ya, jika seseorang tidak melakukan sesuatu dengan ikhlas terutama terhadap orang lain, maka mungkin kelak ia akan kena balasannya juga dari orang lain. Ok deh, terims telah berkunjung ke blog saya, salam kenal.

  6. jadi ingat filmnya Pak Deddy Mizwar,
    Kiamat Sudah Dekat.

    di mana si Andre Taulani harus belajar iklash sebagai ujian terakhir.
    nice share !!

    terima kasih dan mohon maaf :o

  7. Ping-balik: Tidak ada jalan pintas menjadi Hokage « Agito Learn Internet·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s